Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris : “STUDENT’S LEARNING ACHIEVEMENT WITH TRADITIONAL ASSESSMENT AND PORTFOLIO ASSESSMENT”

Language learning is important for human’s social development. As a language which is used by more than a half of population in the world, English holds the key as international language. English is a tool of communication among peoples of the world to get trade, social-cultural, science, and technology goals. Moreover, English competence is important in career development, therefore students need to understand and use English to improve their confidence to face global competition.

English as a formal subject is given to junior high school (SMP) level, which the goals are translated as follows: “The goals of teaching and learning English for this level are improving the four English skills. They are the mastery of the receptive skills (reading and listening) and the mastery of the productive skills (speaking and writing), within a specified word level and relevant grammatical structures and notions, in the context of the specified themes which are enclosed for junior high school (SMP) students” (Balitbang Depdiknas, 2002:42). Continue Reading…

Skripsi Pendidikan Bahasa Indonesia : “REALISASI KESANTUNAN BERBAHASA DI LINGKUNGAN TERMINAL (sebuah kajian Sosiopragmatik)”

Mendengar kata pedagang asongan, supir, kondektur, dan calo mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita. Pedagang asongan adalah para pedagang yang biasa menjajakan dagangannya di sekitar terminal dan di dalam bus-bus. Mereka selalu berupaya untuk menarik pembeli agar membeli dagangannya, yang kadang juga suka terlihat agak memaksa. Supir adalah para pengemudi bus atau angkot yang selalu terlihat di lingkungan terminal. Kondektur adalah orang yang membantu supir untuk menarik penumpang ke dalam angkot atau bus, sedangkan calo adalah perantara atau reseller. Kata calo kadang bersifat negatif karena apa yang calo lakukan adalah menggunakan kesempitan orang menjadi suatu kesempatan. Calo juga identik dengan preman atau penguasa daerah tertentu yang sudah menjadi objek pencariannya. Continue Reading…

Skripsi Pendidikan Bahasa Indonesia : “Kebiasaan membaca dengan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas X SMA Taman Islam”

Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, terutama dalam teknologi percetakan maka semakin banyak informasi yang tersimpan di dalam buku. Pada semua jenjang pendidikan, kemampuan membaca menjadi skala prioritas yang harus dikuasai siswa. Dengan membaca siswa akan memperoleh berbagai informasi yang sebelumnya belum pernah didapatkan. Semakin banyak membaca semakin banyak pula informasi yang diperoleh. Oleh karena itu, membaca merupakan jendela dunia, siapa pun yang membuka jendela tersebut dapat melihat dan mengetahui segala sesuatu yang terjadi. Baik peristiwa yang terjadi pada masa lampau, sekarang, bahkan yang akan datang.

Banyak manfaat yang diperoleh dari kegiatan membaca. Oleh karena itu, sepantasnyalah siswa harus melakukannya atas dasar kebutuhan, bukan karena suatu paksaan. Jika siswa membaca atas dasar kebutuhan, maka ia akan mendapatkan segala informasi yang ia inginkan. Namun sebaliknya, jika siswa membaca atas dasar paksaan, maka informasi yang ia peroleh tidak akan maksimal. Continue Reading…

Skripsi Pendidikan Bahasa Indonesia : “KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN KARANGAN NARASI BERDASARKAN TEKS WAWANCARA OLEH SISWA KELAS I SMPN 1 KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA”

Kemampuan berbahasa dalam KBK mencakup empat aspek penting, yaitu (1) keterampilan mendengar, (2) keterampilan berbicara, (3) keterampilan membaca, dan (4) keterampilan menulis. Kemampuan berbahasa ini berhubungan erat dalam usaha seseorang memperoleh kemampuan berbahasa yang baik. Berbagai usaha dilakukan untuk membina dan mengembangkan bahasa agar benar-benar memenuhi fungsinya.

Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar adalah melalui program pendidikan di sekolah, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia. Menurut Depdiknas (2003:6-7), mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan. Continue Reading…

Skripsi Pendidikan Matematika : “PENYELESAIAN PERSAMAAN NON-LINEAR METODE BISEKSI DAN METODE REGULA FALSI MENGGUNAKAN CARA KOMPUTASI”

Persoalan yang melibatkan model matematika banyak muncul dalam berbagai  disiplin  ilmu  pengetahuan,   seperti  dalam  bidang  fisika,  kimia, ekonomi,  atau pada  persoalan  rekayasa  (engineering),  seperti  Teknik  Sipil, Teknik Mesin, Elektro dan sebagainya. Seringkali model matematika tersebut muncul  dalam  bentuk  yang  tidak  ideal  atau  sulit  untuk  dikerjakan  secara analitik untuk mendapatkan solusi sejatinya (exact solution). Yang dimaksud dengan   metode   analitik   adalah   metode   penyelesaian   model   matematika dengan rumus-rumus aljabar yang sudah baku atau lazim digunakan.

Sebagai ilustrasi, diberikan beberapa contoh berikut ini :

1.   Penyelesaian akar-akar persamaan polinom :

 23,4×7 – 1,25×6 + 120×4 + 15×3 – 120×2 – x + 100 = 0 Continue Reading…