Skripsi Pendidikan Matematika : “PENYELESAIAN PERSAMAAN NON-LINEAR METODE BISEKSI DAN METODE REGULA FALSI MENGGUNAKAN CARA KOMPUTASI”

Persoalan yang melibatkan model matematika banyak muncul dalam berbagai  disiplin  ilmu  pengetahuan,   seperti  dalam  bidang  fisika,  kimia, ekonomi,  atau pada  persoalan  rekayasa  (engineering),  seperti  Teknik  Sipil, Teknik Mesin, Elektro dan sebagainya. Seringkali model matematika tersebut muncul  dalam  bentuk  yang  tidak  ideal  atau  sulit  untuk  dikerjakan  secara analitik untuk mendapatkan solusi sejatinya (exact solution). Yang dimaksud dengan   metode   analitik   adalah   metode   penyelesaian   model   matematika dengan rumus-rumus aljabar yang sudah baku atau lazim digunakan.

Sebagai ilustrasi, diberikan beberapa contoh berikut ini :

1.   Penyelesaian akar-akar persamaan polinom :

 23,4×7 – 1,25×6 + 120×4 + 15×3 – 120×2 – x + 100 = 0 Continue Reading…

Skripsi Pendidikan Matematika : “PERSEPSI GURU MATEMATIKA TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMA NEGERI 1 MAKASSAR”

Pendidikan adalah penentu terbesar perkembangan masa depan bangsa. Makin besar perhatian kita terhadap bidang pendidikan, ditambah lagi dengan ketepatan arah pendidikan yang dicanangkan, niscaya akan membawa bangsa atau daerah tersebut pada tingkat kemajuan yang memadai, sehingga tidak akan tertinggal atau ditinggalkan oleh bangsa lain. Pendidikan di Indonesia dewasa ini masih jauh tertinggal dibanding pendidikan di negara lain. Untuk mengantisipasi hal tersebut salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah materi atau yang biasa disebut kurikulum.

Kurikulum dalam suatu sistem pendidikan merupakan komponen yang penting. Dikatakan demikian karena kurikulum merupakan penuntun dalam proses belajar mengajar (PBM) di sekolah. Oleh karena itu kurikulum selalu dinamis dan senantiasa dipengaruhi oleh perubahan-perubahan dalam faktor-faktor yang mendasarinya. Tujuan pendidikan dapat berubah secara fundamental bila suatu negara yang dijajah menjadi negara yang merdeka, sehingga dengan sendirnya kurikulum pun harus mengalami perubahan yang menyeluruh. Continue Reading…

Skripsi Pendidikan Matematika : “Studi Penerapan Pembelajaran Kontekstual Pada Bidang Studi Matematika Pokok Bahasan Ruang Dimensi Tiga di Kelas X MA Mifthul Ishlah Tahun Pelajaran 2005/2006″

Pada umumnya matematika dipandang sebagai bidang studi yang kaku, simbolik dan jauh dari realita kehidupan sehari-hari. Pandangan tersebut berakibat pada adanya asumsi bahwa untuk mempelajari matematika, seorang siswa harus berfikir serius, abstrak, dan selalu menghapal rumus. Oleh karena itu, sering terungkap bahwa mata pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang sulit, sukar dipahami, dan membosankan Bahkan bagi sebagian siswa menganggap matematika merupakan “momok yang menakutkan“, sehingga mereka cenderung menghindari mata pelajaran itu.

Fenomena ini terus berlangsung pada setiap jenjang pendidikan, yang berakibat pada terakumulasinya rasa ketidaktahuan dan ketidak berartian mata pelajaran matematika. Kondisi ini, menyebabkan pelajaran matematika menjadi semakin tidak disenangi, tidak diperdulikan dan bahkan diabaikan, sehingga prestasi belajar matematika secara umum adalah rendah. Continue Reading…

Skripsi Pendidikan Matematika : “Penerapan Metode Latihan Terbimbing Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas I SMP Negeri I Taliwang Sumbawa Barat Pada Pokok Bahasan Segitiga Tahun Pelajaran 2005/2006″

Melalui pendidikan, manusia dapat mengembangkan potensi dirinya.  Hal itu terkait dengan tujuan pendidikan yang menitikberatkan pada pembentukan dan pengembangan kepribadian. Pembentukan dan pengembangan kepribadian tersebut dapat dicapai melalui latihan dan  pengajaran-pengajaran yang terencana dan terarah. Terkait dengan hal tersebut,  Sardiman (1996:57) menyatakan bahwa pendidikan dan pengajaran merupakan suatu proses yang sadar tujuan.  Artinya kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan, terikat dan terarah pada tujuan yang ingin dicapai. Continue Reading…

Skripsi Pendidikan Matematika : “PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PANGKAT RASIONAL ANTARA SISWA YANG MENDAPAT PETA KONSEP DAN UMPAN BALIK DENGAN YANG MENDAPAT PETA KONSEP TANPA UMPAN BALIK (STUDI PADA SISWA KELAS I MAN GODEAN T.A. 2003-2004)”

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap membosankan oleh siswa mulai dari SD, SMP, SMU bahkan sampai pada perguruan tinggi. Matematika adalah pengetahuan dasar yang sangat penting untuk menguasai sains dan teknologi yang diperlukan pada era globalisasi saat ini, akan tetapi banyak siswa yang anti dengan Matematika. Kenyataan yang terjadi, dalam kehidupan sehari-hari tidak ada orang yang terlepas dari hubungannya dengan Matematika.

Bagi dunia keilmuan, Matematika berperan sebagai bahasa simbolik yang memungkinkan terwujudnya komunikasi yang cermat dan tepat. Matematika bukan saja menyampaikan informasi secara jelas dan tepat, tetapi juga singkat. Suatu rumus jika ditulis dengan bahasa verbal memerlukan kalimat yang sangat banyak, sehingga  peluang untuk terjadinya salah informasi dan salah interpretasi juga semakin besar, dalam bahasa matematika cukup ditulis dengan model yang sederhana sekali.[1] Continue Reading…

Page 1 of 212