Plato sebagai seorang filsuf besar Yunani, sangat menghargai matematika karena daya kreasi yang terdapat di dalam ide-ide matematika dapat menformulasikan pertanyaan-pertanyaan yang timbul dalam filsafat.
Matematika, sebagaimana ilmu-ilmu lain juga memiliki aspek teoritik dan aspek terapan atau praktik, meskipun tidak demikian mudah membedakan mana yang tergolong matematika “murni” dan mana yang tergolong matematika “terapan”. Ini lebih disebabkan oleh keabstrakan dari objek-objek kajian matematika, walaupun tidak sedikit teori-teori dalam matematika yang dibangun dari realitas lingkungan manusia.
Pada abad ke-21 ini matematika telah berkembang dengan pesat. Prosedur matematika dan materi matematika lebih banyak digunakan dalam berbagai cabang ilmu, seperti fisika, kimia, biologi, kedokteran, ekonomi dan teknik. Penggunaan matematika yang makin meningkat menunjukkan bahwa peran matematika didalam kehidupan manusia pada “abad teknologi” ini sangat mutlak. Continue Reading…