KTI Kebidanan : “KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN PRE EKLAMPSIA – EKLAMPSIA DI RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI PERIODE 1 JANUARI–31 DESEMBER 2007″

Pada umumnya kehamilan berkembang dengan  normal dan menghasilkan kelahiran bayi cukup bulan melalui jalan lahir namun kadang- kadang   tidak   sesuai dengan apa  yang diharapkan. Sulit diketahui sebelumnya bahwa kehamilan akan menjadi masalah. Setiap wanita hamil bisa saja menghadapi resiko komplikasi yang bisa mengancam jiwanya. (Sarwono, P, 2002: 89).

Frekuensi terjadinya pre eklampsia di Indonesia dilaporkan sekitar 3–10%, dimana frekuensi untuk tiap negara berbeda-beda, karena banyaknya faktor yang mempengaruhinya; primigravida, keadaan sosial ekonomi dan perbedaan dalam menentukan kriteria dalam penentuan diagnosis. Pada primigravida frekuensi pre eklampsia lebih tinggi bila dibandingkan dengan multigravida, terutama primigravida muda (Sarwono, P, 2002: 287). Continue Reading…

KTI Kebidanan : “GAMBARAN SIKAP IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG HUBUNGAN SEKSUAL SELAMA KEHAMILAN DI BPS NY. KATMINAH MOJOROTO KEDIRI”

Setiap kehamilan dimulai dengan tindakan seksual. Lalu mengapa sekarang hal yang merupakan penyebab dari keadaan hamil ini malah menjadi  masalah  besar?  Hampir  setiap  pasangan  selama  sembilan  bulan akan mengalami beberapa perubahan dalam hubungan seksual mereka, terlepas  dari  apakah  perubahan  itu  berupa  sama  sekali  tidak  adanya hubungan seksual atau menjadi sedikit tidak nyaman atau malah lebih baik dari biasanya (Eisenberg A, 1998). Selain perubahan fisik , wanita yang sedang hamil biasanya memiliki perubahan kebutuhan akan perhatian dan keintiman dalam hubungan dengan pasangannya. Dari sisi emosional, wanita hamil lebih sensitive dan keintiman sudah bisa mereka rasakan lewat sentuhan atau sekedar bicara berdua dengan pasangan di tempat tidur sambil berpegangan tangan (Bibilung, 2007). Continue Reading…